
oleh Daniel Keyes
Diterjemahkan dari judul asli Flowers for Algernon
Penerjemah Isma B Koesalamwardi
Ufuk Press, Jakarta, 2006
ISBN 9791238146
457 halaman
Versi : bahasa indonesia
Download here
Comments (0)

Comments (0)
Comments (0)
Comments (0)
Comments (0)
Comments (4)
Comments (0)
Saudariku,
Sesungguhnya tidak ada cinta untuk Allah di hati orang " munafik", yang ada hanyalah pura -pura cinta. ada persoalan dalam hatinya yan harus di selesaikan dan dibersihkan. cintanya setengah hati sehingga dia tidak tulus dan murni dalam mencintai Sang Khalik.Dia hanya dipaksa cinta karena sebab tertentu. Krtidak tulusan itu bersumber dari hatinya yang dalam. Al quran menyebutnya denagn penyaki ati, seperti titik itam yang kelamalamaan akan menutupi hati ini, penyakit itu bergerak menggelapkan hati. penyakit itu berupa nifak, fasik, zalim, juga syirik dan kufur.
"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu di tambah Allah penyakitnya dan bagi mereka siksa yang pedi disebabkan mereka berdusta," ( qs Al- Baqarah [2]:10)
Saudariku,
Allah adalah sumber ketentraman bagi seorang mukmin. kesenangan orang yang taat dan kecintaan orang yang taat beribadah. Cinta Allah terukir dihatinya dan Nama – nama Allah tergambar di matanya. Perasaan tentram dengan Allah tidak datang tanpa sebab dan usaha melainkan hasil dari buah ketaatan dan kecintaan terhadap Allah’ bukan pura – pura cinta. Barangsiapa sungguh – sungguh mencintai Allah, Allah akan dekat dengannya.
Saudari ku,
Diantara banyak ancaman Allah, salah satunya….
“ kabarkan lah kepada orang munafik bahwa mereka akan mendapatkan siksa yang pedih” (Qs An – nisa [4]:138)
Ketahuilah …..
Sifat munafik berakhibat buruk buat diri dan orang lain, juga dapat menjadikan seseoorang menjadi penghianat terselubung. Jadi tidak heran Allah mengancam orang munafik sebagai musuhnya orang mukmin. Karena kemunafikan akan mendekatkan seseorang pada kekafiran.
“ Barang siapa sungguh – sunguh dalam mencintai Allah , Allah akan selau dekat dengannya. dan Allah akan mengabulkan semua keinginanmu.
itulah yang di inginkan oleh semuanya bukan !
Saudariku,
Menjaga pandangan adalah kehormatan bagi wanita, malu adlah perhiasannya. Dan dalam kitap- Nya telah diperintahkan agar kaum hawa menahan pandangan dan menjaga kemaluannya. Milikilah rasa malu karena itu adalah harga dirimu.
Saudariku,
Hati orang yang tulus mencintai Allah akan senantiasa merasa malu ketika pandangannya ditujukan kepada yang tidak disenangai oleh tuhannya. Dia hanya akan memandang dengan karunianya sesuatau yang haq dan bermamfaat. Sehingga diantara yang baik untuk di pandang dan di baca adalah firman Allah dan ayat – ayat kebesarannya di dalam dunia ini.
“ Zina mata adalah memandang ( jelalatan), zina lisan adalah bicara (jorok), zina tangan adalah menyentuh, zina kaki adalah melangkah ke tempat remang –remang, zina telinga adalah mendengarkan yang tidak – tidak , sedangkan kemaluan membenarkan atau mendustakannya “ ( HR Iman Ahmad).
Saudariku,
Tebar pesona , mengingatkan diri menjadi pusat perhatian orang, berarti menjadikan diri ingin pujian dan membuat orang terpesona akan keberadaanmu..
Jangan kau tebarkan pesonamu dengan murah karena pesona itu akan memudar. Seperti buah durian bila terbuka baunya menyenangkan sesaat. Semua orang bisa ikut mencium bau harumnya, bahkan ikut menjilat dan mencicipinya. Tetapi rasanya sudah tidak enak untuk dimakan, bahkan terkadang durian iu tidak berharga lagi karena dihinggapi banyak lalat.
“ sikap menjaga diri dan malu membuat engkau semakin anggun, membuatmu semakin cantik. Gunakanlah pakaian takwamu dan perhiasan imanmu…
Comments (0)
Comments (0)